Muttashil dan mursal

Posted by

Selanjutnya dalam pengertian hadits mursal, mengenai hukum hadits mursal ini para ulama berselisih pendapat, namun terdapat tiga pendapat yang populer, yaitu:. Lebih jauh mengenai pengertian hadits mursal, maka menurut mayoritas ulama, hadits mursal yang demikian ini pada dasarnya adalah muttasil dan shahih sehingga dapat dijadikan hujjah, dengan alasan rawinya adalah sahabat, sedang semua sahabat adalah orang-orang yang adil.

muttashil dan mursal

Perlu diketahui, menurut pengertian hadits mursal dalam kondisi tertentu, yaitu apabila hadits mursal itu bertentangan dengan hadits muttasil, maka menurut mayoritas ulama ahli hadits dan yang lainnya, maka hadits muttasil harus didahulukan daripada mursal, karena hadits muttasil berfungsi menguatkan hadits dan bisa diterima apabila dari rawi yang tsiqah terpercaya dan dhabit kuat ingatannya.

Demikianlah pengertian hadits mursal dan contohnya. Semoga tulisan berjudul pengertian hadits mursal dan contohnya ini bermanfaat. Related Articles. September 16, January 17, January 22, January 21, Tinggalkan Komentar Cancel reply.

Check Also Close. Ilmu Ushul Hadis. Facebook Twitter WhatsApp Telegram. Close Log In.Posting Komentar. Sign in. Translate Hadits Muttasil Mausul dan Kajiannya. Masing-masing hadis di atas adalah muttasil atau mausul, karena masing-masing rawinya mendengarnya dari periwayat di atasnya, dari awal sampai akhir. Sebagian ulama membolehkan penyebutan hadis maqtu sebagai hadis mausul atau muttasil secara mutlak tanpa batasan, diikutkan kepada kedua hadis mausul di atas.

Print PDF. Langganan: Posting Komentar Atom. Berlangganan Via Email. Popular Posts. Makharijul Huruf Tempat Keluarnya Huruf. Makharijul Huruf Tempat Keluarnya Huruf Bab Makhorijul huruf adalah salah satu bab yang sangat penting dalam ilmu tajwid.

Dalil Membaca dan Menghafal Al-Quran. Asmaul Husna Beserta Arti dan Dalilnya. Asma berarti nama dan Ananiyah, Ghadab, Hasad, Ghibah. Sifat ananiyah ini biasa disebut egoistis yaitu sik Taubat Menurut Al-Qur'an dan Hadits. Taubat Tazkiyatun Nufus Memang manusia adalah tempatnya salah dan lupa.

Namun manusia yang terbaik bukanlah manusia yang tidak pe Madu Obat Sunnah Segala Penyakit. Azab Kubur dan Amalan Penyelamatnya. Bidadari dan Wanita Penghuni Surga. Cantiknya Bidadari dan Wanita Penghuni Syurga.

Tapi itulah kenyataan. Seseorang - yang mungkin dengan mudahnya Posting Komentar. Almaziid Fii Mutashil Al-Asanid. Sedangkan Al-Asaanid adalah bentuk jamak dari kata Isnad yang berarti mata rantai para perawi sebuah hadits.

muttashil dan mursal

Diperkirakan Sufyan tersebut ditambahkan ke dalam sanad di atas oleh perawi sebelum Ibnul- Mubarak. Karena para perawi yang terpercaya meriwayatkan hadits ini dari Ibnul-Mubarak dari Abu Yazid.

Tasybih Mursal, Muakkad, Mufashshal, Mujmal, Dan Baligh

Bahkan sebagian dari mereka ada yang menyatakan dengan tegas bahwa Ibnul-Mubarak mendengar langsung dari Abu Yazid. Sedangkan Abu Idris diperkirakan ditambahkan oleh Ibnul-Mubarak. Karena para perawi yang terpercaya meriwayatkan hadits ini dari Abdurrahman bin Yazid dan tidak ada satupun dari mereka yang menyebutkan Abu Idris.

Bahkan sebagian dari mereka ada yang mengatakan dengan tegas bahwa Bisr mendengar langsung dari Watsilah. Para ulama hadits yang terpercaya menghukumi bahwa Ibnul-Mubarak melakukan kesalahan pada kasus ini. Tambahan di atas dapat ditolak dan dijadikan alasan untuk melemahkan perawi yang menambahkannya dengan syarat : 1. Perawi yang tidak menambahkan lebih kuat hafalannya daripada perawi yang menambahkan. Terdapat dalam penambahan tersebut penjelasan yang tegas bahwa perawi satu dengan lainnya betul-betul mendengar.

Oleh karena itu, jika dua syarat di atas tidak dipenuhi atau salah satu dari keduanya tidak dipenuhi ; maka penambahan tersebut dimenangkan atau diterima. Inilah yang dimaksud mursal khafiy. Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Tidak ada komentar:. Langganan: Posting Komentar Atom. Kiriman oleh Jahuwoti Sikurma.Selanjutnya dalam pengertian hadits mursal, mengenai hukum hadits mursal ini para ulama berselisih pendapat, namun terdapat tiga pendapat yang populer, yaitu:.

Lebih jauh mengenai pengertian hadits mursal, maka menurut mayoritas ulama, hadits mursal yang demikian ini pada dasarnya adalah muttasil dan shahih sehingga dapat dijadikan hujjah, dengan alasan rawinya adalah sahabat, sedang semua sahabat adalah orang-orang yang adil.

Perlu diketahui, menurut pengertian hadits mursal dalam kondisi tertentu, yaitu apabila hadits mursal itu bertentangan dengan hadits muttasil, maka menurut mayoritas ulama ahli hadits dan yang lainnya, maka hadits muttasil harus didahulukan daripada mursal, karena hadits muttasil berfungsi menguatkan hadits dan bisa diterima apabila dari rawi yang tsiqah terpercaya dan dhabit kuat ingatannya.

Demikianlah pengertian hadits mursal dan contohnya. Semoga tulisan berjudul pengertian hadits mursal dan contohnya ini bermanfaat. Related Articles. January 21, Tinggalkan Komentar Cancel reply. Check Also Close. Ilmu Ushul Hadis. Pengertian Hadits Maqlub dan Contohnya 2 weeks ago.

Facebook Twitter WhatsApp Telegram. Close Log In.Sedangkan menurut makna istilah secara tehnis. Mayoritas ulama berpendapat bahwa keyakinan yang diperoleh dari hadits mutawatir, sama kedudukannya dengan keyakinan yang diperoleh melalui kesaksian langsung dengan panca indra. Oleh karena itu petunjuk yang diperoleh dari hadits mutawatir wajib diamalkan. Menurut Abu Bakar Al-Bazzar, hadits tersebut di atas diriwayatkan oleh 40 orang sahabat, kemudian Imam Nawawi dalam kita Minhaju al-Muhadditsin menyatakan bahwa hadits itu diterima sahabat.

Bukhari Muslim. Hadis yang semakna dengan hadis tersebut di atas ada banyak, yaitu tidak kurang dari 30 buah dengan redaksi yang berbeda-beda.

13. Bentuk ke-2 Hadits Muttashil

Hadits yang semakna dengan contoh di atas antara lain hadis-hadis yang ditakrijkan oleh Imam ahmad, Al-Hakim dan Abu Daud yang berbunyi :. Contoh :hadits mutawatir amali antara lain adalah kita melihat di mana saja bahwa salat Zuhur dilakukan dengan jumlah rakaat sebanyak 4 empat rakaat dan kita tahu bahwa hal itu adalah perbuatan yang diperintahkan oleh Islam dan kita mempunyai keyakinan kuat bahwa Nabi Muhammad SAW melakukannya atau memerintahkannya demikian, padahal jika kita perhatikan periwayatan verbalnya tidak mencapai mutawatir, tetapi diamalkan secara mutawatir.

Di samping pembagian hadis mutawatir sebagimana tersebut di atas, terdapat juga ulama yang membagi hadis mutawatir menjadi 2 dua macam saja. Mereka memasukkan hadis mutawatir amali ke dalam kategori mutawatir maknawi. Ditinjau dari segi banyak sedikitnya perawi pada tiap thabaqathadits ahad dibagi menjadi tiga macam :.

Menurut ulama fiqih, hadits masyhur itu muradif dengan hadits mustafidl. Tetapi menurut pendapat ulama lainnya berbeda. Suatu hadits dinyatakan sebagai hadits mustafidl jika jumlah rawinya ada tiga orang atau lebih tetapi belum mencapai mutawatir sejak thabaqat pertama shahabat sampai thabaqat terahir.

Sedangkan hadits masyhur bersifat lebih umum, artinya jumlah rawi pada tiap thabaqat tidah harus sama banyaknya tidak harus seimbang. Artinya, walaupun pada suatu thabaqat sanad terdapat hanya dua orang perawi, tetapi berhubung pada thabaqat lainnya diriwayatakan lebih banyak, maka hadits tersebut tetap dinilai kuat aziz. Dengan demikianmaka yang dikatakan sebagai hadits yang bersanad aziz bukan hanya yang diriwayatkan oleh dua orang perawi pada tiap-tiap thabaqat : sejak thabaqat pertama hingga yang terahir saja, tetapi juga mencakup hadits-hadits yang di dalam salah satu sanadnya diriwayatkan oleh dua orang rawi dalam satu thabaqat.

Di antara contohnya adalah hadits yang ditakhrij al-Bukhari dan Muslim dari sahabat Anas bin Malik berikut: [10]. Hadits ini pada thabaqat sahabat diriwayatkan oleh Anas bin Malik, kemudian diriwayatkan kepada dua orang yaitu Qatadah dan Abd. Aziz bin Suhaib. Selanjutnya dari empat orang perawi tersebut diriwayatkan kepada perawi di bawahnya lebih banyak lagi.

Hadits ini diriwayatkan melalui sahabat Abu Hurairah, kemudian dituturkan kepada Abu Shalih. Oleh Sulaiman bin Dinar diriwayatkan kepada Abu Amir.

muttashil dan mursal

Dari Abdullah dan Ubaidillah diriwayatkan kepada imam Muslim. Sedang dari Abdullah bin Muhammad dituturkan kepada al-Bukhari.

Sedangkan jika ke-ghariban itu menyangkut sifat-sifat atau kaadaan tertentu seorang perawi, maka dinamai gharib nisbi. Antara lain. Karena itu ia juga disifatkan menyendiri dalam ketidak tsiqahan.

Karena itu sanad ini disebut sebagai gharib nisbi. Untuk memperjelas keterangan ini disertakan skema sanad bersangkutan sebagai berikut :. Hadits Ahad bernilai dhanni. Oleh karena itu maka masih perlu dilakukan penelitian mengenai kualitas keabsahannya, sebab tidak semua hadits ahad itu shahih.

Sedangkan yang menyangkut masalah aqidah, masih diperselisihkan. Di atara mereka ada yang berpendapat bahwa hadits ahad yang maqbul bisa dijadikan dalil aqidah, sebab hadits ahad itu memberi faidah ilmu.

Hadits Shahih yaitu hadits yang sanadnya muttashil, diriwayatkan oleh perawi yang adil, sempurna ingatannya, tidak janggal dan tidak cacat illat. Dari pengertian ini maka sutu hadits dapat dinilai sebagai hadits shahih apabila memenuhi syarat sebagai beriku :.Sanad merupakan tonggak utama dalam penelitian hadis, terutama untuk melihat bersambung dan terputusnya sanad. Sanad sendiri secara harfiah berarti sandaran. Hadis dengan sanad bersambung Ittishal 1.

Muttashil Yaitu hadis yang diriwayatkan dengan sanad yang bersambung dari awal hingga akhir sanad. Yang dimaksud dengan bersambung tiap perowi mendenganrkan hadis tersebut dari orang yang ada di atasnya demikian hingga berakhir sanad. Musnad Yaitu hadis yang diriwayatkan dengan sanad yang bersambung hingga sampai pada Nabi saw. Inilah yang membedakan musnad dengan muttashil. Ada beberapa macam hadis lain yang digolongkan dalam bagian hadis muttashil, yaitu: a Musalsal, yaitu hadis yang diriwayatkan dengan kondisi yang sama oleh setiap perowi.

Semakin sedikit junlah perowinya semakin tinggi kualitasnya. Bersambungnya sanad merupakan satu dari lima syarat diterimanya hadis. Mursal Mursal menurut jumhur muhadditsin adalah hadis yang gugur perowinya pada tingkat sahabat. Para ulama berbeda pendapat seputar boleh tidaknya berhujjah dengan hadis mursal.

Diistilahkan demikian karena perowi berusaha mengaburkan hakikat yang sebenarnya terjadi dengan maksud dan tujuan yang berbeda-beda. Hadis mudallas memiliki dua pembagian pokok, yaitu: a Tadlis isnad Yaitu seorang perowi meriwayatkan hadis namun ia tidak mendengar hadis tersebut secara langsung tetapi ia tetap meriwayatkan dengan menggunakan sighah lafad yang seakan-akan ia mendengan langsung dari guru tersebut.

Popular posts from this blog. Lanjutkan Membaca. Pengertian Astagatra dalam ketahanan nasional Indonesia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang hiterogen, didalamnya terdiri dari berbagai ras suku bangsa, bahasa, warna kulit, agama dan adat istiadat yang berbeda.

Dari berbagai perbedaan tersebut sehingga dalam masyarakat Indonesia rawan dengan adanya konflik antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Oleh karena itu perlu adanya suatu strategi guna menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya strategi tersebut tidak hanya untuk menanggulangi masalah konflik antar daerah di Indonesia tetapi juga untuk menghadapi segala gangguan yang datang dari luar Indonesia yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia.

Hadits Musalsal adalah, Contoh dan Macamnya

Suatu Negara akan bisa utuh jika masyarakatnya menjaga perdamain dan persatuan. Terutama di Negara kita ini, yang didalamnya terdiri dari berbagai ras sukuā€¦.Post a Comment. Pengertian, Pembagian, Contoh dan Lain-lain. BAB I. Kelemahan hadits dhaif ini disebabkan karena sabad dan matannya tidak memenuhu kreteria hadits kuat yang diterima sebagai hujjah. Sedangkan menurut istilah hadits dhaif adalah.

Adalah hadits yang tidak menghimpun sifat hadits hasan sebab satu dari beberapa syarat yang tidak terpenuhi. Penulis disini akan memaparkan pengertian, pembagian, contoh dan hokum hadits dhoif yang ditinjau dri segi gugurnya sanad.

BAB II. Maka seolah seperti suatu benda yang bergantung pada atap rumah atau sesame. Hadits yang dibuang pada awal sanad seorang perawi atau lebih secara berturut-turut.

Atau dibuang sanad selain shahabat atau selain tabiin dan sahabat.

Majaz Mursal (Pengertian, Alaqah, dan Qarinahnya)

Abu isa telah berkata dan sesungguhnya telah diriwayatkan dari aisyah, dari nabi Muhammad SAW bersabda: barang siapa sholat sesudah maghrib duapuluh rakaaat maka Allah akan mendirikan baginya sebuah rumah disurga [2]. Kalau diuraikan sanadnya adalah sbb:. Abu Isa. Rasulullah SAW. Imam tirmidzi sebenaranya tidak perna bertemu dan tidak sezaman dengan aisyah.

Jadi antara kedua itu ada beberapa orang rawi lagi. Karena tidak disebutkan rawi-rawinya, maka dia gugur seolah-olah hadits itu tergantung. Jika diriwayatkan dengan sigjot tamridh kata kerja pasif maka dihukumi tidak shohih saja tapi adakalanya shahih, hasan, dan dhoif. Pendapat mayoritas muhadditsin diantaranya al-hakim, ibnu ash-shalah, ibnu majah, dll. Adalah hadits yang terputus isnadnya di mana saja dari sanadnya. Pendapat al-baikuni.

Hadits yang gugur dari sanadnya shahabat. Sebagian ahli ilmu. Pembagian Hadits Mursal. Mursal Shahaby. Mursal artinya terputus sedangkan shahabyartiny seorang sahabat. Maka mursal shahby menurut ilmu hadits adalah suatu hadits atu riwayat yang diceritakan oleh seorang sahabat, tetapi ia sendiri tidak mendengar ucapan itu, atau tidak menyaksikan kejadian yang ia ceritakan.

Atau pemberitaan sahabat yang disandarkan kepada nabi, tetapi ia tidak mendengar atau menyaksikan sendiri apa yang ia beritakan, karena disaat rasulullah saw.


comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *